Stochastic Oscilator

Stochastic oscilator 

Salah satu NYAWA utama kekuatan scalping adalah STOCHASTIC. Indikator ini adalah indicator 
standart MT4. Alasan utama saya memakai indicator ini adalah fungsinya sangat saya butuhkan untuk 
Open Posisi dan menentukan berawal dan berakhirnya sebuah tren. Indikator ini adalah indicator 
default di MT4 dan paling banyak di gunakan trader-trader kelas dunia untuk perdagangan saham, 
logam mulia, commodity dan mata uang. Saya berpikir sederhana saja kalau trader kelas kakap dan 
wahid memakai stochastic maka saya ikutan sajalah….Nah tugas kita sekarang mengexplorasi habis 
kedahsyatan INDIKATOR ini agar profit semakin mudah di raih. Oke mari kita mulai 

MENGENALI PRINSIP KERJA STOCHASTIC SEBAGAI FONDASI DASAR TRADING 

Saya merangkum tulisan ini dari berbagai sumber, Ceritanya begini Stochastic merupakan alat analisis 
ciptaan George C Lane pada akhir 50-an. Nilai kisaran pada indikator ini adalah 0-100 (oscillator). Nah 
sahabat Rampoxx Stochastic Oscillator ini digunakan untuk menunjukkan posisi closing relatif terhadap 
range transaksi dalam suatu periode tertentu. Coba Liat tampilan ORIGINALnya yah 

Nah bagian bagian Stochastic Oscillator terdiri dari dua garis (ATAU LEBIH TEPAT DI SEBUT TALI) yang 
disebut %K dan %D. Inti dari indikator ini adalah %K itu sendiri sedangkan %D adalah SMA dari %K. 
Bisa dikatakan bahwa %D adalah sebagai garis pengidentifikasian arah %K. Klalau belum paham bisa di 
baca berulang 




Jika kita lihat dari range Stochastic Oscillator yaitu 0-100, dapat dikatakan bahwa sebenarnya indikator 
ini tidaklah berbeda dengan RSI. Hanya saja dalam Stochastic perhitungan meliputi harga terendah, 
tertinggi dan closing price pada waktu yangditentukan. 
Sedangkan untuk %D adalah SMA dari %K itu sendiri. Secara default biasanya nilai %K adalah 14 dan %D 
adalah 3. Pemilihan periode %D hanya sebesar 3 periode disengaja untuk meningkatkan sensitifitas dari 
%D itu sendiri. Pertanyaannya apakah bisa selain nilai tersebut. Tentu saja bisa seperti indikator lainnya. 
Namun ada beberapa jenis Stochastic Oscillator dimana kita tidak dapat mengganti besar %D. Kita 
akan pelajari nanti. 

Apa kelebihan dan kekurangan INDIKATOR INI?? 

Sahabat misterscalper mari kita lihat dari sudut pandang Fast, Slow dan Full nya?? Sama seperti RSI dan 
indicator lainnya maka INDIKATOR ini punya kelebihan dan kekurangan. Kelebihan Yang utama adalah 
satu yaitu SENSITIF nya… Karena senstif maka dapat BEPOTENSI memberikan sinyal yang lebih dini 
dalam pemantauan pergerakan harga. Namun JUGA BERPOTENSI membuka celah munculnya berbagai 
SIGNAL PALSU. Untuk mengurangi banyaknya sinyal palsu karena sensitifitas Stochastic maka diperlukan 
lebih dari sekedar %D untuk menghaluskannya. Garis %K pun dapat dihaluskan terlebih dahulu sebelum 
kemudian diolah kembali menjadi %D. Pengolahan ini membuat berbagai varian dari Stochastic 
Oscillator. 
Fast Stochastic adalah nama lain dari Stochastic biasa). Apabila garis %K dimuluskan SMA 3 periode 
sebelum kemudian diolah kembali dengan SMA 3 peride berikutnya guna memperoleh garis %D maka 
akan diperoleh Slow Stochastic Oscillator. Sedangkan bila pemulusan menggunakan SMA dengan 
periode selain 3 untuk %K, Stochastic yang demikian dinamakan Full Stochastic Oscillator dan settingan 
ini yang saya pakai di rampoxx scalping. 
Saya melihat sekarang ini temen-temen yang bermain di CFD, Commodity dan forex, pemulusan %K dari 
Stochastic bukan hanya menggunakan SMA tetapi dapat juga menggunakan WMA dan XMA. Jadi, 
sebenarnya bergantung pada mana yang menurut Anda cocok. Saya hanya akan membahas cara 
membaca untuk Fast Stochastic Oscillator, untuk varian lainnya sama saja dalam cara membacanya. 
Yang berbeda adalah sensitifitas dan keakuratannya saja. Dan jangan lupa ada penentuan periode disinii. 
Jika %K kita ubah periodenya menjadi lebih besar atau lebih kecil dari 14 maka juga kan menghasilkan 
keakuratan yang berbeda tergantung pair yang Anda transaksikan. Ahh..pembahasan yang bikin pusing. 
Sebetulnya gak perlu-perlu amat tetapi wajib saya sampaikan. Tetapi Intinya focus ke penggunaan saja 
lah.. 
KEADAAN INILAH YANG SAHABAT RAMPOXX HARUS KUASAI..Jangan ngaku jadi TRADER kl gak bisa 
memahami Overbought / Oversold HEHEHEEEYYY,,,,LEBAY.COM 
Yuuk mulai..! Keadaan overbought/ oversold menurut Stochastic diperoleh bila garis %K telah memasuki 
batasan 20 dan 80 yakni dibawah 20 untuk oversold dan diatas 80 untuk overbought. Sama dengan RSI 
bukan? Harap diingat juga bahwa batasan 20/80 ini bukanlah batasan mutlak. Bisa saja 30/70 atau yang 
lain. Jadi jangan heran bila saya juga menggunakan batasan yang berbeda dalam menentukan kondisi 
overbought/ oversold dari situasi ini. Dan sahabat Rampoxx juga boleh utak atik sendiri kok 

Keadaan overbought/ oversold ini akan memicu naik turunnya harga dalam jangka panjang. Apabila 
sedang terjadi kenaikan harga namun stochastic sudah menuju titik overbought-nyadan mulai 
meninggalkan area tersebut,itu berarti akan terjadi tekanan pada laju kenaikan harga yang pada 
akhrinya membuat harga kembali turun sampai keseimbangannya yang baru. 

%K and %D Crossing 

Nah, kalau batasan overbougth/ oversold itu untuk trend jangka panjang, maka perpotongan %K dan %D 
ini kita gunakan untuk perubahan trend minor. Maksudnya begini, bila dalam suatu kondisi long Bullish 
trend, seringkali dalam pergerakannya kita menemukan trend-trend minor. Besarnya minor dan mayor 
disini sangat relatif, bergantung pada time line yang kita gunakan. Untuk time line jam-jam an misalnya, 
jangan remehkan minor trend ini karena pergerakannya bisa mencapai 50 point! Itu artinya lebih dari 
cukup untuk memperoleh keuntungan sampai 50 Dollar hanya dengan 1 lot dan mengandalkan minor 
trend. EDIAAAAAAAAANNN..dan itu bisa anda peroleh kurang dari 1 Hari..woo dahsyat! he hee 






Aturan yang sama untuk buy/sell 

Seperti kita ketahui sebelumnya %D merupakan MA dari %K yang tidak lain pencerminan dari perubahan 
harga. Jadi, sesuai dengan sifat MA dalam menentukan perubahan trend, setiap perpotongan antara %D 
dengan %K berarti adalah perubahan trend untuk jangka waktu singkat di depan. Kondisi Bullish terjadi 
bila garis %K memotong %D dari bawah dan sebaliknya trend Bearish diperoleh ketika %K memotong 
dari atas. Keadaan ini bisa saja berlangsung bahkan ketika kedua garis sedang dalam wilayah 
overbought/ oversold. Jika ini terjadi, itu artinya memang tekanan beli atau jual sedang kuat sekali 
sehingga akan terjadi kemungkinan harga menembus batas support dan ressistance-nya. 
 Nah, sampai disini bahasan mengenai Stochastic Oscillator. Sebelum kita berpindah kepada 
Pembahasan lainnya, perlu saya ingatkan kembali mengenai perihal karakter indikator oscillator seperti 
Stochastic ini. Hal yang menjadi kelebihan sekaligus kekurangan indikator yang bergerak dalam kisaran 
tertentu seperti ini adalah sensitivitasnya. Begitu juga pada Stochastic yang dapat bersifat sangat sensitif 
bila kita menggunakan periode yang tidak tepat. Penggunaan periode yang tidak tepat dapat membawa 
kita pada pengambilan keputusan yang salah yang pada akhirnya membawa kita pada kerugian 
besar.Untuk itu sangat disarankan Anda mencari periode yang terbaik pada indikator ini untuk setiap 
pairs. Besarnya bisa berbeda-beda. Semakin panjang periode yang dipakai maka grafik indikator akan 
semakin halus yang artinya ke-sensitifitas-annya akan berkurang. Disarankan juga untuk menggunakan 
Full Stochastic dalam penggunaan karena memang lebih halus dan dapat mengurangi grafik indikator 
yang terlalu keriting. 

DAN DARI PADA BINGUNG PAKE AJA SETTINGAN YANG SUDAH TERSEDIA, 
TEMUKAN FEEL ANDA DENGAN TERUS MELATIH. SUDAH ADA STOCHASTIC 
YANG DI MODIFIED GOOD LOOKING, DAN EASY USING. SEMUA SUDAH SAYA 
SHARE YA..SAYA MEREKOMENDASIKAN MEMAKAI ALL SOCHASTIC YANG 
BISA MELIHAT TAMPILAN DI BERBAGAI TIMEFRAME TANPA MEMINDAH2 
WINDOW. 


SEMOGA PROFIT 

SALAM 
Vicky Parasud 

http://www.facebook.com/groups/335636959889312/ 

3 comments:

  1. penjelasan yang ini2 melulu bosan.....yang saya cari mengapa harus periode 14.3.3========5.3.3...apa maksudnya??????????????????

    ReplyDelete
  2. trading dengan memanfaatkan indikator ini membutuhkan kesabaran sehingga nantinya akan membuat tarder bisa lebih maju lagi dalam upaya untuk bisa memasuki market dengan aman dan nyaman, membaca indiaktor yang mudah menjadi perrhatian utama dalam trading di octafx sehingga tidak perlu menempatkan yang terlalu ribet

    ReplyDelete
  3. Tulisan yang bagus,
    menambahkan sedikit informasi tentang Stochastics.
    Kalau menurut Saham Online , selain Stochastic Slow ini, ada juga Stochastics Fast yang berbeda soal sensitifitasnya. Stochastics Fast lebih sensitive dari Stochastics Slow.

    Detailnya ada di :
    Perbedaan Stochastics Fast dan Slow

    ReplyDelete